Gugus Fungsi yaitu suatu atom dengan mempunyai suatu ciri yang khas setiap senyawa tersebut atau akan menjadi stuktur.
Gugus proteksi akan
disebut juga dengan gugus pelindung yang dimana merupakan gugus yang
difungsikan akan menjadi pelindung dengan melindungi gugus fungsi supaya tidak
turut bereaksi pada pereaksi atau pelarut selama proses sintesisnya. Gugus
pelindung dapat kita gunakan bila terdapat lebih dari satu gugus fungsi yang
reaktivitasnya tidak setara (Gugus 1 lebih reaktif dibandingkan gugus yang lain).
Penyebab adanya gugus pelindung ini yaitu dimana banyak preparasi senyawa
organik, ada beberapa bagian spesifik pada molekul tidak dapat bertahan pada
kondisi reaksi atau pereaksi yang digunakan. Maka dari itu, bagian tersebut
atau gugusnya harus dilindungi.
Jika selama proses
sintesis jika kita dapatkan ada beberapa gugus fungsi tetapi sebagian dari
gugus fungsi atau salah satunya kita ingin pertahankan sampai di akhir produk
tersebut maka gugus fungsi tersbut harus kita lindungi supaya tidak ikut tidak
turut bereaksi atau rusak gugus fungsinya berubah menjadi gugus fungsi yang
lain yang perlu kita lakukan untuk protector atau pelindung gugus fungsi.
Sehingga ada beberapa
syarat yang harus dipenuhi oleh suatu gugus pelindung:
1.
Mudah dimasukkan dan dikeluarkan
2.
Resisten (tahan) terhadap reagen yang
akan menyerang gugus fungsional yang tidak terlindungi
3. Resisten terhadap semua jenis reagen
lain yang mirip,yang dapat menyerang gugus yang tidak terlindungi
4.
Mudah dipasang dengan rendemen yang
tinggi
5.
Stabil/tahan terhadap kondisi reaksi
tersebut
6.
Mudah dilepas dengan rendemen yang
tinggi
Gugus pelindung harus
memiliki syarat-syarat tertentu, yaitu dapat mudah dimasukkan dan dihilangkan
dengan reagen non toksik tanpa mempengaruhi gugus fungsi lain dari suatu molekul
dan harus tahan terhadap reagen yang akan menyerang gugus fungsi yang tidak
dilindungi.
Adapun yang menjadi
gugus pelindung yang umumnya akan sering digunakan yaitu sintesis dalam senyawa
organic adalah:
Gugus pelindung yang akan menjadi suatu gambaran dari kerja molekul itu akan berpengaruh pada gugus fungsional dengan didalam molekul fungsional dalam membatasi reaktivitas dibawah kondisi reaksi yang dibutuhkan dalam membuat modifikasi tempat lain yang didalam suatu molekul. Disinggung dengan suatu kereaktivan adapun beberapa gugus fungsi yang paling reaktif (membuat masalah reaktivitas) dan paling sering digunakan.
Adapun suatu proteksi itu memiliki beberapa macam jenis protektornya dalam mensintesis senyawa organik.
Suatu jenis-jenis dari proktektor dengan gugus fungsi tertentu ada suatu penentuan dan cara dalam melepaskan proktektornya. Dimana tadi itu perlindungan terhadap gugus fungsi yang diharapkan tidak mengalami perubahan tersebut akan dilakukan dengan cara melindungi gugus fungsi tersebut secara selektif agar tidak terserang oleh pereaksi yang diberikan.
Salah satu contohnya
yaitu alkohol, untuk gugus alkohol adalah gugus ester sebagai gugus pelindung.
Ester merupakan gugus yang paling reaktif. Dalam mereduksi suatu senyawa ester
menghasilkan alkohol primer dibutuhkan reagen LiAlH4, namun penambahan reagen
disini malah akan mereduksi keton yang tidak diinginkan.Sehingga kita dapat
menghindarinya dengan "mengubah" keton menjadi gugus fungsional
pertama yang berbeda. Secara konsep yakni memberi gugus pelindung pada reaksi
pembentukan primer,kemudian melakukan deproteksi (penghilangan) gugus
pelindungnya.
Dan akan selanjutnya ester direduksi menjadi alkohol primer
Permasalahan:
1.
Mengapa harus dibutuhkannya suatu reagen
pada gugus pelindung asetal pada gugus keton dengan suatu proses reduksi ester tersebut? Apakah perananya dalam keterkaitan gugus
pelindung tersebut?
2.
Jadi pada suatu sintesis dari senyawa organic
akan diperlukan suatu gugus pelindung. Jadi apakah yang membuat senyawa organic
tersebut tidak dapat melindungi dirinya sendiri pada saat sintesis kimia
berlangsung dan mengapa demikian?
3.
Selama proses sintesis jika kita
dapatkan ada beberapa gugus fungsi tetapi sebagian dari gugus fungsi atau salah
satunya kita ingin pertahankan sampai akhir produk. Bagaimanakah kita dapat melihat
didalam proses sintesis itu adanya gugus fungsi yang ingin dipertahankan?










baiklah saya mitha udhiyah izin menjawab permasalahan nomor 3. Jadi Untuk menentukan gugus pelindung dalam suatu reaksi maka kita harus melihat dan menganalisis gugus fungsi fungsi apa yang akan terdapat pada reaksi tersebut karena salah satu syarat yaitu adalah dapat bereaksi dengan senyawa pereaksi yang reaksinya berfungsi untuk mereduksi atau proteksi gugus fungsi yang ada pada senyawa tersebut adapun spesifikasi khusus yaitu dalam menentukan gugus pelindung dalam suatu reaksijadi di dalam ada ketahanan khusus gugus pelindung akan dapat reaktif dengan senyawa yang bagaimana seperti gugus pelindung untuk senyawa aldehid adalah asetal jadi gugus asetil ini akan reaktif terhadap senyawa elektrofil dan bersifat oksidator.
BalasHapusbaiklah saya lenny friskha tamba dengan NIM A1C119035, izin menjawab permasalahan no1. Karena dimana reagenLliAlH4 itu merupakan reduksi yang cocok digunakan untuk mereduksi gugus karbonil maka ketika direduksi dengan liAlH4 gugus karbonil pada ketonnya tidak akan terpengaruh melainkan hanya karbonil Ester saja berubah menjadi alcohol.
BalasHapusbaiklah saya desi anis satriani dengan nim 014 akan menjawab pertanyaan no 2
BalasHapusJadi itu disebabkan karena Penyebab adanya gugus pelindung ini yaitu dimana banyak preparasi senyawa organik, ada beberapa bagian spesifik pada molekul tidak dapat bertahan pada kondisi reaksi atau pereaksi yang digunakan. Maka dari itu, bagian tersebut atau gugusnya harus dilindungi. Memiliki sifat kimia itu sendiri yang dimana senyawa organik tersebut tidak dapat dilindungi dirinya sendiri pada saat sintesis kimia berlangsung dikarenakan sifat yang dimiliki senyawa itu sendiri mudah mengalami reaksi sehingga akan membutuhkan gugus pelindung untuk melindungi gugus tertentu yang biasanya transformasi keseluruhan yang diperlukan Ester menjadi alkohol primer jadi adalah pengurangan Ester yang membutuhkan LiAlH4 tetapi itu juga akan mengurangi keton yang tidak kita inginkan kita dapat menghindari masalah ini jika kita mengubah keton menjadi gugus fungsi yang beda terlebih dahulu secara konseptual ini seperti bisa meletakkan penutup diperlihatkan di atas keton sambil kita melakukan reduksi lalu melepas penutupnya sehingga pada saat itu penutup molekul-molekul adalah kelompok gugus pelindung dalam contoh ini akan melindungi keton sebagai asetal yang merupakan eter dan tidak bereaksi dengan LiAlH4 kemudian kita dapat mereduksi Ester menjadi alkohol primer akhirnya kita bisa menghapus gugus atau grup pelindungnya itu.